Tokoh & Teori
Daftar tokoh dan teori yang menjadi landasan dalam sistem deteksi kesiapan berwirausaha ini.
R. Sandra Schillo
Menurut R. Sandra Schillo (2016), entrepreneurial readiness merupakan kondisi kesiapan individu untuk memulai aktivitas kewirausahaan yang dibentuk oleh kombinasi karakteristik pribadi yang saling terkait. Schillo berpendapat bahwa kesiapan berwirausaha tidak cukup dijelaskan oleh satu faktor saja, melainkan merupakan konstruk yang terdiri atas empat dimensi utama, yaitu skills (keterampilan), opportunity perception (persepsi peluang), social connectedness (keterhubungan sosial), dan fear of failure (ketakutan terhadap kegagalan). Individu yang memiliki keterampilan memadai, mampu melihat peluang bisnis, memiliki jaringan sosial yang mendukung, serta mampu mengelola ketakutan terhadap kegagalan akan memiliki tingkat kesiapan berwirausaha yang lebih tinggi.
Lebih lanjut, Schillo menjelaskan bahwa entrepreneurial readiness merupakan prediktor penting dari entrepreneurial intention atau niat berwirausaha. Semakin tinggi kesiapan seseorang, semakin besar kemungkinan individu tersebut memiliki keinginan dan komitmen untuk memulai usaha. Selain faktor individu, Schillo juga menekankan bahwa lingkungan kelembagaan dan sosial suatu negara dapat memperkuat atau memperlemah hubungan antara kesiapan berwirausaha dan niat berwirausaha. Oleh karena itu, kesiapan berwirausaha dipandang sebagai hasil interaksi antara kemampuan personal dan dukungan lingkungan yang memungkinkan seseorang untuk mengambil langkah nyata menuju kegiatan kewirausahaan.
Daftar Pustaka
Schillo, R. S., Persaud, A., & Jin, M. (2016). Entrepreneurial readiness in the context of national systems of entrepreneurship. Small Business Economics, 46(4), 619–637. https://doi.org/10.1007/s11187-016-9709-x
Akun Google